Kelebihan webassembly dibanding javascript - Om Heker

Thursday, September 26, 2019

Kelebihan webassembly dibanding javascript

Baca Juga

Jauh lebih cepat.... seperti, hampir 20% lebih cepat?
OMG, Kamu tidak akan bisa percaya ini! Kalau aku menggunakan WebAssembly, aku mungkin dapat melihat respons dengan kecepatan 8ms daripada 10ms!
Sesuatu yang orang benar-benar tidak memahami seberapa banyak waktu untuk menunggu halaman web, tidak ada hubungannya dengan kecepatan Javascript . Ada latensi server, desain halaman buruk yang berhubungan dengan meminimalkan permintaan jaringan, dan waktu rendering DOM. JavaScript jarang menjadi penghambat. Contohlainnya, mungkin sebuah halaman dirender dalam 899 ms, bukannya 900 ms. Dengan banyak tenaga untuk porting kode ke C ++,sebenarnya lebih baik untuk optimasi halaman dimana hal tersebut sangat membantu.
Ada beberapa kasus penggunaan di mana WebAssembly bisa lebih cepat. Contohnya untuk gim, yang seringkali sudah ditulis dalam C ++. Tetapi sebagian besar, WebAssembly hanyalah "Kamu dapat mengkompilasi C ++ untuk digunakan ke dalam halaman web."
Dan tahukan anda ? saya telah membuat GUI (Graphical User Interfaces, misal nya  Seperti  pada halaman web) di C ++, dan mengembangkan GUI di C ++itu menyebalkan. Bukan berarti HTML + CSS + JavaScript sempurna, namun jauh lebih baik. Dan jauh lebih fleksibel. Serta jauh lebih mudah untuk di-pencarian kutu(debug). lebih banyak pula komponen yang digerakkan. Dan ekosistem terbesar yang pernah ada untuk bahasa apa pun di dalam sejarah.
Orang lain telah mengatakan kita belum dapat memanipulasi DOM dari WebAssembly, tetapi beberapa stack sudah ada yang menangani hal tersebut. Dan ada lebih dari seratus bahasa yang dikompilasi ke JavaScript, jadi jika JavaScript adalah bahasa yang mengerikan, tidakkah kita akan melihat kebangkitan salah satu bahasa dengan prinsip teknik modern yang solid( solid modern engineering principles)? Oh ya, kita adalah: TypeScript.
Sepertiyang aku sebutkan diatas, sebagian besar situs web lambat bukan karena JavaScript. Jadi, bahkan jika kamu bisa memanipulasi DOM dari WebAssembly secara langsung, dan porting kode ke C ++, kamu akan kesulitan untuk melihat perbedaan dalam kecepatan. Selain masalah DOM dan jaringan, mungkin masalah paling umum berikutnya adalah algoritma yang digunakan. Membuat kode Anda 10x lebih cepat dengan mengonversi dari JavaScript ke C ++ itu bagus, tetapi membuatnya 100x lebih cepat hanya dengan mengubah algoritme dalam JavaScript, sedikit banyak berjalan untuk hasil yang lebih baik.
Jadi apa alasan sebenarnya kita masih menggunakan JavaScript dan menyusun ke JavaScript seperti TypeScript? Lebih mudah digunakan, lebih powerful, cukup cepat, dan ekosistem tak tertandingi. Kecuali untuk game dan memiliki pustaka yang khusus, saya tidak melihat WebAssembly membuat perbedaan di masa mendatang.
Comments


EmoticonEmoticon