Bisakah CPU tidak menggunakan RAM - Om Heker

Friday, September 20, 2019

Bisakah CPU tidak menggunakan RAM

Baca Juga


Halo guys jumpa lagi bersama omheker, kali ini om heker akan menjelaskan Bisakah CPU tidak menggunakan RAM ? pertanyaan ini sering membuat kita penasaran, apakah bisa demikian? mau tau jawabannya yuk kita simak penjelasan dibawah ini,

Gambar diatas merupakan hierarki memori komputer. Berdasarkan tersebut, seluruh proses manipulasi data (instruksi dan data) harus melalui memori utama. Alasan yang digunakan adalah kehandalan dalam pemrosesan data yang dilakukan. Seandainya CPU tidak menggunakan RAM, tentu saja eksekusi perintah logika (implementasi gerbang logika) masih dapat berlangsung dengan cepat (asumsi menggunakan register (memori internal) CPU), hanya saja jumlah data yang diproses sangat terbatas. Untuk jumlah data yang besar, dibutuhkan memori sekunder yang fitur utamanya memiliki kapasitas besar dan non-volatiluty (data tidak hilang dengan ketidakhadiran aliran listrik). Solusi yang diambil arsitektur komputer terkini adalah menggunakan memori utama untuk menyimpan data dan instruksi sementara untuk segera diproses oleh CPU.
Kinerja keseluruhan komputer ditentukan oleh seberapa baik CPU dan RAM Anda bekerja bersama. Semakin banyak alamat RAM (bersifat tetap seperti struktur data larik) yang dapat diakses CPU Anda, semakin mudah pekerjaannya, yang memungkinkan komputer lebih cepat. Jika komputer tidak memiliki jumlah RAM yang cukup untuk diolah CPU, maka komputer Anda harus bekerja banyak, jauh lebih sulit untuk mentransfer data, yang sangat menurunkan kinerja komputer. Misalnya penggunaan virtual memory yang terlalu besar malah akan menjadi bottleneck dalam kinerja suatu sistem komputer.
Memori akses acak (random access (konsep random access tidak dijelaskan dalam jawaban ini)) juga membantu perangkat lunak pendukung sistem komputer yang Anda miliki. Setiap bagian dari perangkat lunak membutuhkan jumlah ruang dan memori minimum untuk dapat berjalan dengan lancar. Jika komputer Anda tidak memiliki RAM yang cukup untuk mendukung semua sistem perangkat lunak yang Anda jalankan, atau mencoba untuk menjalankan, mereka bergerak sangat lambat sehingga mungkin performa dalam menjalankan perangkat lunak akan sangat terdegradasi. Selain itu, jika tidak ada ruang penyimpanan yang cukup, perangkat lunak mungkin tidak berjalan sama sekali.
RAM adalah elemen kunci bagaimana komputer Anda berfungsi sehingga jika satu lokasi penyimpanan dari salah satu rujukan alamat memori utama mengalami kerusakan, seluruh sistem komputer Anda berpotensi rusak.
Beberapa alasan ini seharusnya membantu meyakinkan Anda mengapa selama laptop Anda berikutnya, atau pembelian desktop Anda harus mempertimbangkan dengan serius berapa banyak RAM yang tersedia.
Gambar[2] diatas adalah struktur memori utama. Cell memori utama harus terus menerus dialiri oleh tegangan listrik. Jika pasokan tegangan listrik terputus maka data dan instruksi yang sebelumnya berada dalam memori utama akan hilang. Namun menurut pendapat saya, tentunya arsitektur komputer yang dibangun menyesuaikan dengan kebutuhan. Boleh jadi pada satu keputusan terdapat tradeoff terhadap keputusan yang lain.
Comments


EmoticonEmoticon