Arti Big Data - Om Heker

Thursday, September 12, 2019

Arti Big Data

Baca Juga



Pengertian BIG data, Apa itu Big Data?
Sampai saat ini belum ada yang bisa mendefinisi pasti tentang apa yang dimaksud dengan big data, namun tetapi sudah banyak para ahli yang mencoba memberikan definisi terhadap big data tersebut.

Dari kedua definisi diatas mungkin bisa kita simpulkan bahwa Big Data adalah data yang memiliki volume besar sehingga tidak dapat diproses menggunakan alat tradisional biasa dan harus menggunakan cara dan alat baru untuk mendapatkan nilai dari data ini.

Setiap harinya kita banyak sudah menciptakan banyak data, data ini bisa berasal dari mana saja; posting ke situs media sosial, gambar digital dan video, catatan transaksi pembelian dan lain-lain. Data ini adalah big data.

Tapi, sebesar apakah volume data supaya bisa disebut dengan big data? Apakah jumlah datanya harus milyaran record per hari? Walaupun masih banyak perdebatan soal ini, sekarang sudah banyak pihak yang sepakat bahwa: jika volume data membuat data tersebut tidak ekonomis / mungkin lagi untuk disimpan di solusi penyimpanan data tradisional (network storage / database / data warehouse), maka itu bisa disebut Big Data,

Kenapa Harus Big Data?

Teknologi tentang big data ini muncul untuk memecahkan suatu masalah atau mempermudah penyelesaian suatu masalah. Masalah apa yang dapat dipecahkan dengan big data? Dari berbagai referensi terdapat 3 masalah utama yang big data coba selesaikan. Masalah tersebut biasa disebut dengan 3V; Volume, Velocity, Variety.

Namun Salah satu masalah yang big data coba pecahkan adalah meledaknya volume data yang suatu organisasi ingin simpan atau proses. Seberapa besar data yang bisa anda olah saat ini? Apakah dengan jumlah data yang anda miliki anda sudah lebih baik dibanding kompetitor? Data yang ada saat ini berukuran sangat besar. Di tahun 2000 saja tercatat 800,000 petabyte data tersimpan di seluruh dunia dan angka ini diperkirakan akan mencapai 35 zettabyte di tahun 2020 atau bahkan lebih. Apakah permasalahan volume data ini hanya bisa dipecahkan oleh big data? Jawabannya, tidak juga.

Padahal Sebenarnya suatu sistem database atau data warehouse pun bisa menyimpan data yang sangat besar. Akan tetapi, cost platform big data jauh lebih rendah dibandingkan keduanya. Selain itu, berbeda dengan sekedar network storage, teknologi big data tidak hanya menyediakan solusi untuk menyimpan data, namun juga untuk mengolah dan menganalisa data bervolume besar. Bayangkan jika anda membutuhkan analisis terhadap 1 persen saja dari seluruh data untuk mendapatkan keuntungan dibandingkan kompetitor anda, apakah teknologi yang anda miliki sekarang mampu melakukannya?


Seberapa cepat kita dapat memproses data yang ada? Mungkin hal itu yang pertama ada dalam benak anda ketika anda membaca ini. akan tetapi velocity di sini kita lihat dari persepsi seberapa cepat kita mampu mendapatkan hasil analisis terhadap aliran data yang terus mengalir di saat yang hampir bersamaan dengan datangnya data tersebut.

Kita dapat mengambil data dari sumber manapun dan menganalisanya untuk menemukan jawaban yang diinginkan dalam bisnis seperti: pengurangan biaya, pengurangan waktu, pengembangan produk baru dan optimalisasi penawaran produk; dan pengambilan keputusan yang cerdas. Ketika organisasi mampu menggabungkan jumlah data besar yang dimilikinya dengan analisis bertenaga tinggi, organisasi dapat menyelesaikan tugas-tugas yang berhubungan dengan bisnis seperti:

Menentukan akar penyebab kegagalan untuk setiap masalah bisnis.
Menghasilkan informasi mengenai titik penting penjualan berdasarkan kebiasaan pelanggan dalam membeli.
Menghitung kembali seluruh risiko yang ada dalam waktu yang singkat.
Nah bagaimana? Sudah mulai tertarik dengan big data? Atau mmungkin anda sudah mempunyai ide tentang cara pemanfaatan big data yang ada di sekitar kita? Hmm…….interesting!!
Comments


EmoticonEmoticon