WAJIB TAHU!! inilah Perbedaan Ponsel Asli dan BM dari Jenis Garansi. - Om Heker

Saturday, August 10, 2019

WAJIB TAHU!! inilah Perbedaan Ponsel Asli dan BM dari Jenis Garansi.

Baca Juga



Hello guys kali ini om heker akan membahas tentang Perbedaan Ponsel Asli dan BM dari Jenis Garansi. Pemerintah berencana memberantas peredaran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui pemberlakuan aturan validasi IMEI. Ketika aturan ini berlaku, ponsel-ponsel ilegal akan dinonaktifkan oleh pemerintah ketika hendak digunakan di Indonesia.

Ponsel ilegal atau dikenal sebagai black market berencana mulai diberantas oleh pemerintah melalui pemberlakuan IMEI. Sehingga saat aturan ini diberlakukan dengan catatan aturan ini berlaku saat ponsel yang sudah beredar tidak lagi terkena aturan IMEI. Mengingat aturan yang akan diberlakukan dalam waktu dekat ini, masyarakat harus mengetahui legalitas ponsel sebelum membeli.

Masyarakat bisa menentukan legalitas ponsel dari jenis garansi yang ditawarkan oleh ponsel. Adapaun jenis-jenis garansi untuk ponsel yang dipasarkan di Indonesia sebagai berikut:

Garansi resmi

Garansi resmi merupakan garansi ponsel dari produsen atau pemegang merek. Istilah garansi resmi juga lazim dipakai untuk ponsel yang digaransi oleh mitra distributor resmi produsen. Misalnya, Anda membeli ponsel merek Acer. Di Indonesia ada dua mitra resmi yang ditunjuk menjadi distributor ponsel Acer, yaitu, PT Teletama Artha Mandiri (TAM) dan PT Bangun Persada Tata Makmur (BPTM). Ponsel yang didistribusikan itu sama-sama resmi. Kelebihan garansi ini tentu kemudahan bagi Anda untuk membawa ke pusat servis resmi Acer Indonesia apabila terjadi kerusakan. 

Garansi Distributor

Ketika hendak membeli ponsel BM, pemilik toko mengatakan ponsel yang dijual adalah bergaransi distributor. Tanpa menyebut secara terang-terangan jika ponsel yang dijual sebagai produk ilegal, pemilik toko akan berdalih jaminan garansi distributor. Ponsel yang dijual dengan garansi jenis ini dipastikan sebagai barang Black Market. Lokasi pusat perbaikan ponsel bergaransi distributor independen tidak sama dengan pusat servis resmi. Pusat servis resmi dipantau langsung oleh produsen.

Garansi Toko

Garansi ini hanya diberikan oleh toko yang menjual ponsel. Apabila terjadi kerusakan, maka pembeli harus membawa ponsel kembali ke toko tersebut. Garansi toko belum tentu menununjukkan bahwa ponsel yang dijual adalah ponsel asli atau ilegal karenabisa termasuk hitungan garansi tambahan dari garansi resmi. Garansi toko jauh lebih singkat ketimbang garansi resmi maupun garansi distributor. Jangka waktu garansi toko biasanya 1 x 24 jam, seringkali tiga hari, bahkan ada yang seminggu.


Garansi Personal

Garansi personal diberikan oleh perorangang. Garansi ini sangat sering ditemukan dalam transaksi di komunitas tertentu dunia maya.  Transaksi ponsel bekas antar teman sering mengadopsi garansi seperti ini. Masa garansi personal seringnya hanya1 x 24 jam atau 3 x 24 jam saja. Misalnya Anda baru saja membeli Xiaomi Redmi 2 dari teman kantor. Ponsel tersebut dibeli teman Anda dari Malaysia. Teman Anda menyatakan ponsel berfungsi normal. Supaya Anda lebih yakin, ia memberikan garansi personal 1 x 24 jam terhitung sejak barang diserahkan kepada Anda. Bila dalam rentang waktu tersebut ditemukan masalah, Anda boleh mengembalikan ponsel itu dan Dana yang telah Anda bayar akan dikembalikan.

Garansi 1x24 jam

Dari segi jangka waktu, garansi ini mirip dengan garansi personal. Jika terjadi masalah setelah pembelian ponsel, umumnya pembeli bisa menukarkan ponsel dengan unit yang baru. Penjual sering tidak menyampaikan kebijakan garansi ini. Kendati demikian, nyaris semua pemilik atau pengelola toko sebenarnya sering mengadopsi garansi seperti ini.


Penulis : Rezky Kurniawan
Comments

1 komentar


EmoticonEmoticon