Hal ini Bisa terjadi pada Remaja Jika Sering Menggunakan Media Sosial - Om Heker

Tuesday, August 6, 2019

Hal ini Bisa terjadi pada Remaja Jika Sering Menggunakan Media Sosial

Baca Juga



Media sosial sekarang ini sudah menjadi bagian dan sangat berpengaruh dalam kehidupan. Tidak hanya dikalangan dewasa, bahkan di kalangan anak remaja pun memiliki akun media sosial. Di jaman now di mana teknologi internet tak bisa lagi dipisahkan dari rutinitas masyarakat saat ini memudahkan mengakses informasi begitu cepat. Internet membawa dampak positif dalam kehidupan seseorang.

Sesuatu yang berlebihan tentu pasti tidak baik, begitu juga dengan sosial media. Begitu asyiknya, bermain sosmed dapat menimbulkan kecanduan yang dapat menimbulkan efek negatif, seperti jadi malas belajar, ogah makan, bekerja jadi tidak konsen, dan sebagainya.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia, dari 143,26 juta orang pengguna internet di Indonesia, mayoritas dari pemakai media sosial adalah remaja perempuan.

Generasi milenial identik dengan gadget, terutama remaja perempuan sekarang ini tidak bisa lepas dari sosial media. Karakteristiknya perempuan muda di usia remaja sampai menjelang dewasa muda memang sedang mengeksplorasi diri. Remaja yang berada di usia peralihan berada di tahapan waktu yang membingungkan. Remaja di usia tersebut melihat media sosial sangat cocok dengan mereka. Media sosial bisa mengekspresikan diri dan melihat orang lain untuk dijadikan acuan perkembangan di usianya.

Hanya saja jika sosial media tidak diarahkan dengan tepat maka bisa memberikan efek buruk pada anak remaja yang menganggap media sosial sebagai teman baik mereka. Dampak negatif nya tersebut seperti remaja bisa mengalami penurunan konsentrasi belajar hingga kekurangan jam tidur karena asyik dengan ponsel. Hal itu juga dapat mempengaruhi kesehatan mentalnya. Kebiasaan tersebut pastinya akan berdampak buruk bagi kesehatan seperti mengalami gangguan tidur dan imbasnya ber pengaruh ke pelajaran.

Oleh karena itu para orangtua harus lebih waspada. Sebaiknya anak diberi batasan waktu menjelajah media sosial. Orangtua juga harus berteman dengan anak di media sosialnya. Jika ada postingan yang agak menyimpang sebaiknya orangtua menjadikannya sebagai bahan diskusi, bukan dengan langsung melarang. Dan yang paling penting adalah peran orangtua agar tetap menjalin komunikasi langsung dengan anak agar orangtua bisa tahu apa yang dibutuhkan dan apa yang diinginkan sang anak. 


Penulis: ( Rezky Kurniawan)
Comments


EmoticonEmoticon