5 Tips Melindungi Data Pribadi Anda - Om Heker

Wednesday, August 7, 2019

5 Tips Melindungi Data Pribadi Anda

Baca Juga



Telah beredar kabar di media sosial yang mengungkapkan kalau saja ada sekelompok oknum yang memperjualbelikan data- data pribadi kita, mencakup nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), bahkan  Kartu Keluarga (KK). Data-data ini kebanyakan diambil dari ranah internet. 

Oknum-oknum tersebut menipu  pengguna untuk menyerahkan identitas pribadi dengan modus kepentingan bersama. Modus yang sering digunakan berupa situs pengecekan KTP, lowongan pekerjaan online, hingga pesan singkat yang berisi tautan yang menjanjikan pinjaman uang dengan mudah. 

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, pengguna sosial media seharusnya lebih waspada terhadap data pribadi.  Berikut sejumlah tips yang bisa diikuti untuk melindungi data pribadi kita agar tidak dipergunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab:

1. Gunakan kata sandi yang rumit

Gunakan kata sandi (password) yang sedikit lebih rumit untuk melindungi akun-akun yang meminta data pribadi Anda, seperti media sosial, email, dan sebagainya. Karena akun pengguna bisa saja diretas jika kata sandi mereka lemah. Para oknum tidak bertanggung jawab yang meretas bebas melakukan apa pun terhadap data-data yang tercantum di akun tersebut. 

2. Hindari mengunggah foto dokumen pribadi

Foto menjadi sasaran empuk bagi para oknum, apalagi dokumen pribadi. Sehingga hindari mengunggah gambar yang berkaitan dengan informasi pribadi di sosial media. Jika sebuah aplikasi meminta foto identitas, pastikan aplikasi tersebut memang terpercaya bagi Anda. 

3. Mengunduh aplikasi dari sumber resmi 

Saat ini aplikasi yang diunduh dari sumber yang tidak resmi biasanya ditempeli oleh malware hingga adware. Karena program ini bisa menjangkit ponsel atau komputer Anda kemudian mengambil seluruh informasi di dalamnya.  Pastikan Anda hanya mengunduh aplikasi seperti di Play Store.

4. Batasi informasi pribadi di media sosial.

Berhati-hatilah menggunakan sosial media karena  Dari sini, orang lain bisa tahu tentang diri kita. Sebisa mungkin, hindari mencantumkan informasi seperti nomor telepon, e-mail, alamat, dan data-data lainnya di platform media sosial. Perlu untuk Anda mengubah status visibility dalam media sosial Anda, seperti Facebook dari status public menjadi private. 

5. Jangan asal meng-klik tautan

Tidak hanya modus lewat internet saja, oknum pencuri ini bisa menyedot data pribadi Anda melalui pesan singkat (SMS) dengan menawarkan sejumlah informasi menguntungkan, seperti tawaran pinjaman dengan mudah. Jangan sekali-kali meng-klik tautan tersebut, sebab kita tidak tahu apa isi tautan dari SMS yang belum diketahui sumbernya dari mana. 

Penulis : Rezki Kurniawan

Comments


EmoticonEmoticon